Anemometer: Pengertian dan Cara Kerjanya

Anemometer: Pengertian dan Cara Kerjanya

1. Pengertian :
Anemometer ialah sebuah alat pengukur kecepatan angin yang biasanya digunakan dalam bidang Meteorologi dan Geofisika atau stasiun prakiraan cuaca.

 

2. Kegunaan/Fungsi :
Anemometer Berfungsi untuk mengukur atau menentukan kecepatan angin. Selain mengukur kecepatan angin, alat ini juga dapat mengukur besarnya tekanan angin, cuaca, dan tinggi gelombang laut.

 

3. Cara Menggunakan/Mengukur :
Pengukuran dapat dilakukan dengan cara memegang Anemometer secara vertikal atau menaruhnya di atas penyangga. Angka kecepatan angin akan ditampilkan secara otomatis pada speedometer.

 

4. Tingkat Ketelitian :
Anemometer memiliki tingkat ketelitian hingga 0.5 m/s.

 

5. Cara Membaca Skala dan Hasil :
a. Tekan tombol ON/OFF .
b. Akan tampil semua item pengukuran pada layar.
c. Untuk mode pengukuran yang diperlukan.
d. Tekan tombol HOLD untuk melihat hasil pengukuran.
e. Catat hasil pengukuran.

 

6. Bagian-bagian :

  • Anemometer Cup dan Vane (velocity anemometer).
  • Pressure Tube Anemometer.
  • Pressure Plate Anemometer.

 

7. Cara Kalibrasi :
Untuk kalibrasi arah angin, metode ini bisa menghasilkan akurasi ± 5 ° atau lebih baik bila dilakukan dengan hati-hati. Mulailah dengan menghubungkan alat ke rangkaian pengkondisi sinyal yang menunjukkan nilai arah angin. Ini merupakan indikator yang menampilkan nilai arah angin dalam derajat sudut atau hanya sebuah voltmeter pemantauan output. Tahan atau mount instrumen supaya pusat baling-baling rotasi berada di atas pusat selembar kertas yang memiliki 30 ° atau 45 ° crossmarkings.
Posisi the instrument sehingga crossarm mounting berorientasi utara-selatan dengan bolang-baling di sebelah utara dan anemometer di sebelah selatan. Dengan imbangan yang mengarah langsung pada anemometer yang sinyal arah angin harus sesuai dengan 180 ° atau selatan jatuh tempo. Jika dilihat dari atas, visual menyelaraskan bolang-baling dengan masing-masing crossmarkings dan mengamati tampilan indikator. Hal ini harus sesuai dengan posisi bolang-baling dalam waktu 5 °. Bila tidak, mungkin perlu untuk menyesuaikan posisi relatif dari rok bolang-baling dan poros.

 

8. Nama Lain :

  • Anemograf.
  • Windmeter.

 

9. Jenis-jenis :

  • Anemometer Digital.
  • Anemometer Analog.

 

10. Cara Merawat :

  • Periksa kerusakan pada waktu tertentu setiap tahun dan bersihkan dedaunan yang terkumpul di corong. Kotoran dan debu kemungkinan bisa menutup saringan dan akan mengurangi aliran menuju bucket. Dedaunan dapat dengan mudah dipindahkan dari corong dan saringan bisa dibersihkan denga cara memindahkan cup dari tabung filter. Pindahkan saringan dengan perlahan, bersihkan dan ganti dengan yang baru.
  • Bersihkan karat dari permukaan gauge. Permukaan gauge mudah miring disebabkan pergerakan tanah yang sedikit merusak atau adanya perbuatan tangan manusia yang jahil.
  • Pada permasalahan tertentu terkadang raingauge tidak tersimpan atau tidak terhubung ke data logger. Karena itu periksalah keseimbangan lengan bucket. Cara yang paling mudah untuk melakukannya yaitu dengan cara mencoba untuk menyeimbangkan posisi tengah bucket. Setelah bucket seimbang bersihkan bucket dari kotoran atau debu atau pakai pivot pin dan pipa bucket.

 

11. Skala utama/Skala nonius :
Skala beaufort.

 

Jika anda membutuhkan Anemometer beli di tokootomotif(dot)com