Termometer: Jenis Jenisnya dan Cara Menggunakannya

Termometer: Jenis Jenisnya dan Cara Menggunakannya

1. Pengertian :
Termometer merupakan alat yang digunakan untuk mengukur suhu suatu benda panas maupun dingin dalam satuan Celsius, Reamur, Kelvin, dan Farenheit. Pada dasarnya, termometer terbuat dari tabung kaca yang didalamnya diisi zat cair termometrik.

 

2. Kegunaan/Fungsi :
Berfungsi untuk mengukur suhu (temperatur), dan juga untuk mengukur perubahan suhu.

 

3. Cara Menggunakan/Mengukur :

  • Bersihkan termometer dengan kain halus yang telah dibasahi dengan air dingin atau cairan antiseptic lainnya sebelum digunakan.
  • Pegang termometer dengan bagian yang berisi cairan mercury berada pada posisi dibawah 35˚ C.
  • Jika posisi mercury berada diatas 35˚C, Goyangkan termometer beberapa kali hingga mercury berada di bawah 35˚C.
  • Taruh termometer dengan bagian yang berisi cairan mercury dibawah lidah pasien dan tutup mulut pasien selama 3 (tiga) menit.
  • Lepaskan termometer dari mulut pasien lalu lihat skala petunjuk.

 

4. Tingkat Ketelitian :

Termometer memiliki ketelitian 0,50˚C atau 10˚C.

 

5. Cara Membaca Skala dan Hasil :

Cara membaca hasil termometer yaitu sejajar dengan mata untuk menghindari kesalahan dalam membaca dan juga untuk menghindari supaya pembaca termometer tidak bercampur dengan objek yang diukur suhunya oleh karena itu sebaiknya termometer di beri tali penggantung sehingga orang yang membaca termometer tidak bersentuhan langsung dengan termometer yang digunakan.

 

6. Bagian-bagian :

  • Pipa Kapiler.
  • Tangkai kaca.
  • Ruang pengaman.
  • Ruang hampa udara.
  • Skala termometer.
  • Pentolan dengan dinding tipis.
  • Air raksa atau alkohol tergantung jenis zat termometrik yang digunakan.

 

7. Cara Kalibrasi :

a. Siapkan sebuah termometer air raksa atau termometer alkohol tanpa skala.
b. Siapkan es secukupnya.
c. Siapkan air secukupnya.
d. Siapkan alat yang dapat memanaskan air hingga mendidih
e. Masukkan es dan air ke dalam sebuah wadah (air dan es memiliki massa yang sama). Sesudah itu, masukkan termometer ke dalam wadah. panjang kolom air raksa akan berkurang akibat campuran air dan es lebih dingin. Biarkan hingga panjang kolom air raksa tidak berubah (permukaan atas air raksa tidak bergerak). Saat panjang kolom air raksa tidak berubah, campuran es batu dan air telah berada dalam kesetimbangan termal. Tandai posisi kolom air raksa tersebut (tandai bagian ujung atas kolom air raksa). Itu merupakan suhu titik es atau titik beku air.
f. Didihkan air menggunakan pemanas listrik atau kompor J. Lalu masukkan termometer ke dalam wadah yang berisi air yang sedang dipanaskan. Ketika air semakin panas atau suhu air meningkat, panjang kolom air raksa juga semakin bertambah (permukaan air raksa bergerak ke atas). Sesudah air mendidih, permukaan atas raksa berhenti bergerak. Tandai ujung kolom air raksa tersebut. Itu merupakan temperatur titik didih air atau titik uap.

 

8. Nama Lain :
Alat pengukur suhu.

 

9. Jenis-jenis :

 

10. Cara Merawat :
a. Perhatikan permukaan kaca thermometer. Seusai digunakan, segera bersihkan kaca dari kotoran atau endapan yang mungkin menempel dengan kain. Usapkan dengan kain secara perlahan.
b. Segera simpan thermometer seusai dibersihkan dalam wadah penyimpanannya. Sebelum disimpan, sebaiknya thermometer didinginkan terlebih dahulu. Simpan thermometer pada lemari penyimpanan yang tertutup.
c. Periksa keadaan thermometer secara berkala, jangan sampai terjadi anomaly pada thermometer tersebut.

11. Skala utama/Skala nonius :
Termometer memiliki 4 skala yaitu Celcius, Fahrenheit, Reahmur, dan Kelvin.

 

Jika Anda membutuhkan Termometer kunjungi tokootomotif(dot)com