Concept EQG ini membawa bahasa desain Mercy G-Class yang kental. Siluet kotak yang khas Mercy G-Class masih dibawa oleh Mercy ke Concept EQG ini.
Tampilan depan Concept EQG terlihat familiar, paling tidak karena lampu depan bulat yang khas. Alih-alih menggunakan gril radiator, seperti pada versi model bertenaga konvensional, varian all-electric ini memiliki grill radiator hitam.
Concept EQG ini juga diklaim akan sama tangguhnya dengan Mercy G-Class. Mobil listrik Mercy ini, konon akan menggunakan transmisi yang punya karakter layaknya mobil 4×4 dan menggunakan empat motor listrik.
pengurangan off-road Concept EQG dapat diaktifkan melalui gearbox 2-kecepatan yang dapat digeser untuk memenuhi persyaratan off-road khusus.
belum ada keterangan resmi tentang spesifikasi baterai atau motor listrik yang akan digunakan di G-Class listrik ini.
tipe tertinggi dari G-Class adalah AMG G63. Mercy membekali mobil tersebut dengan mesin V8 yang diklaim punya tenaga sebesar 577 HP.
motor ini mengusung desain yang mirip seperti model Yamaha R7. Ada lampu proyektor di lubang ram air. Lalu di kedua sisinya terdapat garis DRL LED yang sporty.
ada perubahan desain bodi menjadi sedikit lebih berisi. Yang menarik lagi, ada grafis bertuliskan R15M di area fairing. Selain itu, bagian knalpot juga diberi cover atau penutup yang bahannya terlihat lebih tebal.
Motor sport fairing ini bakal punya panjang 1.990 mm, lebar 725 mm, dan tinggi 1.135 mm, dengan panjang wheelbase (jarak sumbu roda) 1.325 mm dan ground clearance (jarak terendah ke tanah) 170 mm.
sangat identik dengan R15 V3 pun demikian dengan sistem pengeremannya. R15 model terbaru akan menggunakan cakram depan diameter 282 mm dan cakram belakang diameter 220 mm yang ditopang sistem dual-channel ABS sebagai standar.
menggunakan mesin 155cc seperti sebelumnya, yang bisa menghasilkan tenaga puncak 13,5 kW pada 10.000 rpm, dikawinkan dengan transmisi enam percepatan.
Yamaha R15 model terbaru ini juga diharapkan mendapatkan kluster instrumen yang diperbarui dengan penambahan fitur konektivitas Bluetooth dan konektivitas ke smartphone seperti pada Yamaha Nmax Connected di Indonesia.
ubahan dan facelift ini berlaku untuk semua model yaitu MINI 3-Door, MINI 5-Door dan juga MINI Cabrio. Selain itu, seperti biasa MINI hadir dengan tiga trim atau tipe yaitu Cooper, Cooper S dan juga John Cooper Works.
MINI membanderol MINI 3-Door dengan harga off the road mulai dari Rp 645 Juta hingga Rp 935 Juta. Sedangkan untuk MINI 5-Door, dibanderol mulai dari Rp 685 Juta hingga Rp 825 Juta. Lalu untuk Cabrio, dibanderol mulai dari 735 Juta hingga 985 Juta.
MINI Cooper dan Cooper S secara tampilan berbeda. Cooper masih banyak menggunakan aksen chrome, sedangkan Cooper S lebih didominasi warna serba hitam dan aksen piano black.
Lampu kabut yang semula membuat tampilannya lebih retro, kini dipangkas dan diganti dengan aksen lubang aerodinamika yang mereka sebut dengan ‘Air Curtain.
MINI model baru ini juga menggunakan model kisi AC yang serba hitam dan tampak sangat modern. Lalu untuk Cooper S, bagian dashboard-nya terlihat dilapisi oleh panel bermotif geometri.
MINI model terbaru ini juga mempunyai radar serta sensor yang dapat menjaga mobil dari kecelakaan. Pengaturannya pun mudah dan dapat dilakukan dengan satu tombol.
menambah teknologi mesin bensin mild hybrid. Dijadwalkan mulai dilego di Inggris pada 1 Oktober 2021. Dengan sedikit penyempurnaan, ia diklaim sanggup memberi peningkatan efisiensi bahan bakar.
Mazda2 mild hybrid mengenakan lencana lencana e-Skyactiv G. Namun berdasar situs resmi perusahaan, besaran tenaga tak berubah. Baik mesin reguler maupun hybrid tetap ditawarkan. Semuanya ada empat varian: 1.5 Skyactiv-G Petrol, 1.5 e-Skyactiv G Petrol, 1.5 Skyactiv-G Petrol dan 1.5 e-Skyactiv G Petrol.
Mazda2 tipe 1.5 e-Skyactiv G 90 PS MT dilego mulai £ 15,008.33 atau setara Rp 299,7 jutaan. Lalu varian atas 1.5 e-Skyactiv G 115 PS GT Sport Tech dilepas £ 17,175.00, sama dengan Rp 342,9 jutaan.
Konsumsi bahan bakar Mazda2 terbaru mencapai 18,5 km per liter hingga 21,27 km per liter berdasar metode pengujian WLTP. Namun mereka menekankan, pengetesan efisiensi meruapakan prosedur teknis.
tersedia fitur navigasi, cruise control (di matik) dan sambungan Bluetooth. Sementara itu, trim Sport ke atas, tersisip head unit kompatibel dengan Apple CarPlay. Lalu di varian GT Sport dan seterusnya.
lampu depan LED adaptif, blind spot monitoring, rear smart city brake support plus 360 degree camera. Total 12 warna tersedia di seluruh varian. Termasuk debut Platinum Quartz Metallic, yang melengkapi nilai jual Mazda2 MY 2022.
pertama kali meluncur pada 2010 secara global. Kini, sudah 500.000 unit Nissan Leaf terjual di seluruh dunia. Nissan Leaf diproduksi di Jepang, Amerika Serikat, dan Inggris dan dijual di 59 negara di dunia.
mobil listrik murni ini dijual di dijual mulai dari USD 31.600 atau sekitar Rp 469 juta.
berdasarkan Permendagri No. 8 Tahun 2020 tentang Penghitungan Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor, harga Nissan Leaf berada di bawah Rp 1 miliar.
tercatat memiliki Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) Rp 529 juta, dengan pengenaan bobot sebagai Minibus. Serta Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor (DP PKB) sebesar Rp 555.450.000.
Pada model standarnya, motor listrik menghasilkan 147 hp dan torsi 236 lb-ft, yang dikirim ke roda depan melalui transmisi otomatis. Nissan Leaf dapat melaju dengan satu baterai lithium-ion 40 kWh terisi penuh sejauh 240 km.
menawarkan output 214 hp dan torsi 250 lb-ft. Tenaga listrik disimpan di baterai 62 kWh yang dapat membuatnya tahan melaju sejauh 363 km dengan satu kali pengisian penuh.
Baterai Nissan Leaf dapat diisi hingga 80 persen dalam waktu kurang dari satu jam menggunakan stasiun pengisian daya cepat.
Mobil pick up merupakan alat transportasi andalan yang berhasil menjadi salah satu alat transportasi penunjang kegiatan perekonomian. Dengan kemampuannya yang bisa mengangkut banyak barang ini mobil pick up biasanya dijadikan untuk jasa angkut barang hingga disulap menjadi kendaraan untuk menjual makanan dan minuman.
Alat transportasi satu ini memanglah terlahir sebagai kendaraan pekerja keras. Meski begitu, muatan yang diberikan harus tetap diperhatikan. Sering memuat barang dengan bobot berlebih, selain membahayakan juga membuat mobil jadi tidak awet.
Penggunaan mobil pick up sebaiknya disesuaikan dengan rekomendasi dari pabrikan sehingga tidak menimbulkan dampak buruk. Ini 5 risikonya:
1. Tidak Aman Digunakan
Seperti yang disinggung sedikit diatas, dengan memuat barang dengan bobot yang berlebih akan berdampak buruk bagi keselamatan, karena keselamatan dan keamanan adalah faktor utama yang harus diperhatikan saat berkendara.
Dengan bobot muatan yang melebihi kapasitas mengakibatkan kehilangan keseimbangan mobil dan sulit saat bermanuver yang bersesiko hingga menyebabkan kecelakaan.
2. Performa Mesin Berkurang
Saat membawa muatan berlebih, mesin dipaksa untuk bekerja lebih keras. Jika dilakukan terus-menerus, dalam jangka panjang hal tersebut berpotensi mengurangi performa mesin dan kendaraan secara keseluruhan.
3. Boros Bahan Bakar
Seperti yang dijelaskan sebelumnya, mobil yang membawa muatan berlebih akan membuat mesin bekerja lebih keras agar bisa berjalan. Hal ini membuat bahan bakar yang dikeluarkan juga semakin besar.
4. Suspensi Tidak Maksimal
Suspensi menjadi tumpuan penting dalam kendaraan. Jika beban terlalu berat atau berlebihan, maka akan berpotensi mengurangi kinerja suspensi sehingga mobil jadi kurang optimal digunakan. Selain itu, kinerja suspensi juga mempengaruhi kemampuan rem dalam menghentikan laju kendaraan.
5. Ban Semakin Tipis
Memaksakan muatan secara berlebihan juga berisiko besar pada ban, karena membuat bagian ban yang bersinggungan langsung dengan permukaan jalan bekerja lebih berat dan aus.
Selain itu, hal ini juga memperbesar risiko pecah ban seiring adanya peningkatan suhu pada ban karena kelebihan muatan.
SkyActiv Multi-Solution Scalable Architecture, bakal melahirkan setidaknya total 13 kontestan hybrid, PHEV, dan battery EV. Merupakan salah satu akselerator program elektrifikasi untuk lima tahun mendatang.
teknologi enjin baru SkyActiv-X tengah dikembangkan. Diklaim menjanjikan keuntungan mesin diesel dan bensin tanpa membawa kekurangannya. Efisien, memainkan ‘trik sulap’ kompresi tinggi yang lebih canggih.
Mesin enam silinder anyar ini adalah mild-hybrid. Untuk itu, ia akan memiliki pada dasarnya sistem 48 volt ia memompa sedikit tenaga dan torsi untuk membantu mesin.
CX-5 konon kebagian opsi mesin bensin enam silinder segaris 3.000 cc dan diesel 3.300 cc. Versi bensin dibekali teknologi SkyActiv-X mild hybrid dan sanggup gelontorkan output sampai 282 hp/340 Nm.
CX-5 pertama kali mengusung basis terbaru ini. Ia merupakan salah satu generasi model yang sudah mengaspal cukup lama, sejak 2016. CX-5 juga jadi model terlaris sekaligus menguntungkan
Rocky Tipe X sebagai model setingkat di atas varian termurah. Dipasarkan mulai Rp 200 jutaan.
Dimulai dari Tipe X standar manual seharga Rp 198,7 juta atau Rp 215,1 juta untuk CVT. Sementara itu, di atasnya mejeng pilihan X ADS dengan banderol Rp 206,7 juta atau Rp 223,1 juta.
Daihatsu siapkan pemacu tiga silinder 1.000 cc plus turbo khusus Tipe R. Sajikan output besar. Tapi tidak untuk Tipe X ke bawah. Mereka justru kebagian pemacu 1.200 cc.
Ekstraksi jantung 1.200 cc Rocky diklaim mencapai 88 PS pada 6.000 rpm dan diawal momen puntir 113 Nm di 4.500 rpm. Komposisi enjin NR 1.200 cc di model LCGC sendiri hanya sanggup gelontorkan 88 PS dengan torsi 108 Nm.
Rocky Tipe X terlihat lebih sederhana ketimbang varian tertinggi R bermesin turbo. Namun beruntungnya ia tidak sampai terlalu polosan seperti Tipe M.
memiliki panjang sekitar empat meter saja. Lebih tepatnya diukur 4.030 x 1.710 x 1.635 mm (PxLxT) di atas wheelbase sepanjang 2.525 mm. Jelas tubuhnya tidak sebesar hatchback kompak di pasaran hanya saja tidak juga lebih kecil dari city car 1.200 cc.
standar fitur keselamatan Rocky terbilang cukup baik. Airbag bukan merupakan komponen istimewa. Dua kantong udara datang mengisi acara di kasta terbawah sekalipun. Safety belt tiga titik tak perlu ditanya lagi, siap mengikat erat kelima penumpang plus seat belt warning dari kabin depan.
Perkembangan kendaraan listrik naik pesat Para pabrikan berlomba-lomba menciptakan mobil listrik pesatnya perkembangan tren kendaraan bertenaga listrik ini juga memicu masuknya pemain di luar sektor otomotif untuk ikut ambil bagian.
Siemens meluncurkan Sicharge D, teknologi pengisian daya cepat (fast charging) dengan kemampuan daya yang tinggi untuk kendaraan listrik. Produk yang mengisi sector infrastruktur pendukung ini memiliki standar IEC, dengan menjanjikan tingkat efisiensi maksimal di pasar otomotif.
Pabrikan elektronik asal Jerman itu mengklaim bahwa Sicharge D cocok untuk tempat-tempat strategis di dalam kota.
teknologi pengisian cepat Sicharge D dapat ditingkatkan serta terukur sehingga memungkinkan penyedia layanan e-charging dan pengguna kendaraan listrik untuk meningkatkan investasi mereka.
Sicharge D telah dinobatkan sebagai pemenang IF Design Award 2021 untuk kategori User Interface (UI) dan Service Design. Sicharge D dinilai mampu menghadirkan pengalaman pengguna yang lebih baik.
waktu pengisian baterai akan semakin optimal karena mobil yang terhubung mendapatkan daya maksimum dibutuhkan tanpa intervensi manual tambahan. Untuk memastikan waktu aktif maksimum dan ketersediaan pengisi daya tertinggi
dapat sedikit penyegaran pada pertengahan tahun 2021. Motor naked sport entry level andalan PT Astra Honda Motor ini punya striping baru.
Sripe baru dari CB150 Verza terlihat pada garisan tegas bodi samping dan pada area tangki bagian bawah yang tersambung dengan shroud. Beda dengan versi sebelumnya yang tarikan garisnya bertumpuk dibuat menyatu dari shroud hingga bagian tengah.
dibekali mesin 150cc silinder tunggal, 4-Langkah, SOHC, dengan transmisi 5-percepatan. Sistem suplai bahan bakar model ini telah menerapkan teknologi PGM-FI Honda.
Mesin ini bertenaga, responsif, ramah lingkungan, serta menghasilkan konsumsi bahan bakar terhemat di kelasnya, yaitu 43,5 km/liter (EURO3) berdasarkan hasil metode ECE R40.
CB150 Verza dengan striping terbaru ini dipasarkan dengan harga on the road (OTR) Rp 20.945.000 untuk tipe Cast Wheel, dan Rp 20.290.000 untuk tipe Spoke Wheel.
CB150 Verza menjadi motor termurah naked sport 150 cc saat ini. Sebagai pembanding, Honda CB150R Streetfire dijual Rp 29,7 juta, CB150R Streetfire SE Rp 30,7 juta, lalu Yamaha Vixion Rp 27.945.000, Vixion R Rp 31.630.000, Yamaha Byson FI Rp 22.950.000 sementara termahal Yamaha MT 15 Rp 37.130.000.